Feeds:
Pos
Komentar

picture-0362Oleh : Apudin

Peneliti pada Pusat Kajian Pendidikan Bumi Siliwangi 

Penampilannya sederhana, sekilas orang ngak akan nyangka bahwa lelaki berambut tipis agak keriting yang disisir rapi ini adalah tokoh yang banyak disegani banyak kalangan dari aktifis mahasiswa sampai tokoh masyarakat, selain sederhana, dia juga santun bahkan selalu memberikan senyum kepada siapapun yang dia temui, dengan sapaan bahasa sunda yang Leumes orang awam gak akan mengira bahwa dia adalah calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia nomor urut satu Daerah Pemilihan Jawa Barat I yang meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi dari Partai Hanura. Mantan ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandung dan Jawa Barat ini memang penampilannya beda. Orang awam akan tahu bahwa dia adalah calon anggota Dewan Legislatif ketika dia ngeluarin kartu namanya. Di sana akan ketahuan dia adalah caleg DPR RI no Urut satu Dapil Jabar I Partai Hanura. Di kalangan sejawatnya dia akrab disapa Kang Ber, nama lengkapnya Berliana Kartakusumah. Pria kelahiran Bandung tahun 1959 ini memang looking different than other. Dia berani tampil beda dari visi misi politiknya sampai kepada strategi dan gaya kampanyenya yang dijalankan, jika dibandingkan dengan most of calon anggota legislatif dari berbagai partai politik. Jika kebanyakan calon anggota legislatif lainnya jor-jorran sosialisasi dan kampanye dengan mengandalkan media komunikasi dari baligho sampai liflet dia tidak. ” Emutan pamenak abdi sosialisasi sapertos kitu teh mubadzir, cobi tinggal (sambil menunjuk kepada iklan salah satu produk bank BUMN) mesin pencetak artos oge dina iklanna proporsional sareng selektif ” jelasnya. Bahasanya nyunda banget, sampai penulis dibuatnya kikuk ketika diajak komunikasi dengan bahasa sunda yang leumes. Menurut anak ke-2 dari dua belas bersaudara ini, poin terpenting dari sosialisasi caleg adalah keberterimaan diri, ” janten upami urang jor-joran dina iklan atanapi dina ngampanyekeun diri selain mubadzir rahayat oge bakal curiga, timana anjenna kenging artosna. Mudah-mudahan gaduh, upami teu gaduh terus artos eta kenging nambut ti ditu ti die, kumaha engkin upami tos janten anggota dewan?”. Dia sadar dengan konsekuensinya memang harus kerja keras untuk meyakinkan rakyat dengan turun ke bawah menyerap berbagai aspirasi dan kehendak rakyat. Tidak bisa kita mendapatkan satu amanah secara instan tanpa kerja-kerja yang sistemik. ” media memang peryogi, tapi sanes hiji-hijina alat sosialisasi kange meraih simpati rahayat” Biarpun orang menganggap Kang Ber tidak agresif dalam kampenyenya bukan dia tidak serius, dia serius, ” Pribados ikhlas dina ngalakonana, janten upami memang Allah masihan amanah ieu ka pribados, abdi bakal nyepeng amanah ieu anu sa saesaena, sareng upami amahah ieu awon kange pribados, abdi mah nyuhunken teu janteun” Ketika caleg lain ribut-ribut dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang memutuskan penetapan anggota dewan legislatif bukan berdasarkan nomor urut, melainkan berdasarkan suara terbanyak Kang Ber menanggapinya dengan biasa-biasa saja. Chayo kang, kami mendukungmu… ****

Tepat hari Sabtu, 31 Januari 2009, pukul 11.00 siang tadi di kantor kesekretariatan Dr Berliana Kartakusumah menerika aspirasi warga yang menyampaikan berbagai harapan, keinginan, masalah sehari-hari, kesulitas ekonomi, masalah kesehatan, masalah pengangguran, masalah belum mempunyai KTP dan lain sebagainya. Memang seorang calon Legislatif seringkali dianggap “superman” yang bisa menyelesaikan berbagai permasalahan. Inilah gambaran photo-photonya. ***pict0397 ======================================================================================================================================================================================================================================================================================================================================================================

 

 

 

===================================================================pict0401pict0408

Aturan baru mengenai cara-cara memilih para calon legislatif dalam pemilu 9 April 2009 nanti membuat masyarakat agak kebingungan, banyak yang merasa bahwa cara-cara pencoblosan yang selama ini masyarakat lakukan lebih mudah dipahami dan dilakukan. Oleh karena itu dibutuhkan secara terus menerus sosialisasi dan peragaan cara-cara MENCONTRENG para caleg dalam pemilu 9 April 2009 nanti.

Atas dasar itulah para caleg dari partai HANURA baik itu untuk calon legislatif kota Bandung, yaitu diantaranya bapak Nadi ( no urut 7 ), bapak Drs Maman Budiman, ( caleg no 4 dapil kota Bandung-Cimahi) dan bapak Dr Berliana Kartakusumah (caleg no 1 dapil kota Bandung-Cimahi) bersama-sama turun ke lapangan menemui masyarakat diantara di daerah Cilengkreng kecamatan Cibiru. Dalam sosialisasi tersebut ternyata warga masyarakat sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut, terkadang mereka tertawa-tawa dan dibuat senang ketika pemateri caleg DPR pusat, Dr Berliana Kartakusumah, begitu komunikatif dan atraktif menjelaskan cara-cara PENCONTRENGAN. uNTUK LEBIH jelasnya lihat photo-photo sebagai berikut ini.

==========================================

pict0431pict0424pict0420

Acara UJI KANDIDAT, yang diselenggarakan oleh TV One, hari Selasa, 13 Januari 2009 menampikan beberapa caleg DPR pusat yang berasal dari berbagai daerah pemilihan di Propinsi Jawa Barat. Termasuk di dalamnya caleg Dr. Berliana Kartakusumah, tampil dengan percaya diri mengemukakan pandangan-pandangannya tentang materi-materi yang diajukan oleh para caleg lainnya. Berikut adalah photo-photonya. ber-editDr. Berliana Kartakusumah di depan Podium lagi memaparkan pandangan-pandangan pemikirannya atas apa yang ditanyakan para caleg lainnya dalam tema KORUPSI di ajang UJI Debat para caleg di TV One

pict0238Para Tim Penguji dan memberikan Evaluasi

pict0227Pada saat sedang menjawab soal-soal nasional dan daerah propinsi Jawa Barat untuk menentukan empat calon Legislatif yang maju ke podium pembicara. Dan Dr Berliana Kartakusumah menang dan cepat menjawab, sehingga mendapat kesempatan untuk berbicara visi dan misi sebagai seorang caleg. ***

pict0243Menjawab secara tegas, sistematis, dan meyakinkan atas pertanyaan para tim penguji dan evaluator.

pict0242

Pengurus GNR Pos Wiranto Jawa Barat Dilantik

Jakarta, POS Wiranto- Ketua Umum DPP Partai Hanura, H. Wiranto, SH,  Sabtu (3/1) melantik pengurus Koordinator Daerah GNR POS Wiranto Provinsi Jawa Barat di gedung Olahraga Bandung. Para pengurus yang dipimpin Kordinator Daerah GNR POS Wiranto Jawa Barat, Heri Khaeruddin, tersebut akan memobilisasi puluhan ribu relawan yang tersebar di seluruh kecamatan di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, H. Wiranto antara lain menegaskan kepada para relawan dan kader Hanura di Jawa Barat untuk bisa mempertahankan dan menambah target 26 juta suara dalam Pemilu mendatang.  Jumlah 26 juta suara tersebut sama dengan yang diperoleh H. Wiranto dari Jabar saat mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2004.

”Jabar adalah lumbung suara. Saya yakin masih banyak orang yang mendukung saya sebagai presiden. Andil suara yang besar pada Pemilu 2004 menunjukkan hal itu,” kata Wiranto yang didampingi Koordinator Nasional GNR POS Wiranto, H. Usamah Hisyam, dan Ketua DPD Partai Hanura, Jawa Barat, Kahi Nizar.

Gerakan POS Wiranto yang berhasil di bentuk di “Bumi Parahyangan” itu, menurutnya merupakan bukti adanya dukungan besar untuknya dari masyarakat Jabar. Para relawan itu akan bekerja secara organik. “Namanya saja relawan ya spontanitas, tidak dikomandani, tidak dibayar, dan tidak direkayasa oleh struktur,” ucapnya.

”Para relawan ini akan menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang belum bisa dicapai oleh pengurus struktural partai Hanura,” katanya, sembari menambahkan, tujuan utama yang diharapkan para relawan ialah perubahan kepemimpinan.

Menurut catatan,  partai yang didirikan pada 21 Desember 2006 itu telah memiliki 350 relawan struktural hingga tingkat kecamatan di Jabar. Dari total 620 kecamatan di Jabar, Hanura  telah memiliki pengurus yang tersebar di 467 kecamatan. Adapun total relawan Pos Wiranto di Jabar berjumlah 3.001 orang.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Hanura Jawa Barat, Rida M Karnasetia mengakui akan menghadapi persaingan berat dengan Partai Golkar yang selama bertahun-tahun unggul di Jabar.

Saat meraih 26 juta suara di Jabar pada Pemilu 2004, Wiranto kala itu juga diusung Partai Golkar. ”Kami berharap bisa meraih minimal 25 persen dari 26 juta pendukung Wiranto pada Pemilu 2004,” katanya.

Sementara itu Humas GNR POS Wiranto Jawa Barat, Berlian Fusyana, mengakui siap membantu merealisasikan target suara yang disebutkan H. Wiranto. POS Wiranto, katanya ditargetkan membawa 2-3 persen dari perolehan suara di Jawa Barat. Menurutnya, saat ini ada 20 relawan di setiap kecamatan di Jawa Barat yang jumlahnya 625 kecamatan. Dalam upaya meraih dukungan suara, menurut Berlian, pihaknya akan melakukan pendekatan door to door campaign. **

Suber berita: http://poswiranto.com

wisuda-spesialis-syaraf-isteri

Dr. Berliana Kartakusumah beserta isteri dr. Hj. Sobaryati, Sp.S

 

 

 

 

 

 

 

 

 anak-anak-lengkap

 Lima orang Putera-puteri Dr Berliana Kartakusumah, puteri pertama namanya Fitri Hanifah Fudla lahir tahun 1989 (kedua dari kiri), putera kedua namanya Ammar Fauzan Islami lahir 1991 (paling kanan), putera ketiga namanya Salsabila Urfa Al A’la lahir tahun 1992 (paling kiri), putera keempat namanya Ilman Dzikri Ikhsani lahir tahun 1994 (kedua dari kanan), dan terakhir petera bungsu namanya Mukhlis Silmi Kaffah lahir tahun 1996 (paling tengah)

 

 

 keluarga-besar-dahulu

Keluarga Besar Kartakusumah, tampak sebelah kiri ayahanda HB. Kartakusumah dan ibunda Hj. Rubiah Lu’luyah, beserta kakak dan adik-adik Dr Berliana Kartakusumah (sebelah kanan).

 

 

 

 

 

scan00232

 

Dr Berliana Kartakusumah, melangkah mantap menuju Gedung Senayan sebagai caleg DPR RI No urut 1 Partai HANURA untuk dapil Kota Bandung dan Kota Cimahi. Kepada para pengunjung blog ini kami mohon doa dan dukungannya untuk Pemilu April 2009. Semoga lancar dan sukses untuk rakanda Dr Berliana Kartakusumah. Semoga

Laporan : Relawan FansBERLIANA

Tampak Jln Soekarno-Hatta dari arah Cibiru tergenang Banjir

Tampak Jln Soekarno-Hatta dari arah Cibiru tergenang Banjir

Hari ini, Rabu, 26 November 2008, tepat pukul 15.00 kendaraan kami terjebak banjir/genangan air yang tingginya bisa sampai di atas lutut kaki. Tampak dalam photo air kotor menggenang jalan yang membuat arus kendaraan tidak bisa melewati jalan ini. Air ini berasal dari luapan saluran yang menampung air hujan di sekitar pinggir jalan Soekarno-Hatta ini, atau tepat dekat pangkalan Pertamina.

Banjir sekitar lokasi ini sudah sering terjadi, padahal sepanjang jalan ini badan jalannya sudah ditinggikan oleh lapisan beton bertulang. Mungkin penataan drainase yang belum maksimal, dan tidak adanya resapan yang memungkinkan akhirnya di sekitar lokasi tersebut sering terkena banjir.

Para pembaca, barangkali pemerintah provinsi Jawa Barat dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum yang mempunyai otoritas dalam pengelolaan jalan Soekarno-Hatta ini sudah seharusnya pasti mengetahui masalah ini. Disamping itu mereka juga seyogianya pasti sudah mencari solusi teknis atas permasalahan tersebut. Oleh karenya kita hanya ingin mendong, memberikan tekanan dengan photo-photo tersebut, biar Dinas PU segera ambil langkah nyata, cepat, dan tuntas, sehingga setiap proyek yang dikerjakan (termasuk di dalamnya peninggilan badan jalan soekarno-hatta) bisa mengatasi persoalan banjir di sekitar lokasi tersebut. Mestinya juga proyek tersebut justeru tidak menghasilkan permasalahan-permasalahan baru ini yang muncul di kemudian hari seperti terlihat dalam photo.

tiga motor tergenang

tiga motor tergenang

kendaraan elpiji pertamina menerobos genangan air

kendaraan elpiji pertamina menerobos genangan air

banjir dan banjir

banjir dan banjir