Feeds:
Tulisan
Komentar

picture-0362Oleh : Apudin

Peneliti pada Pusat Kajian Pendidikan Bumi Siliwangi 

Penampilannya sederhana, sekilas orang ngak akan nyangka bahwa lelaki berambut tipis agak keriting yang disisir rapi ini adalah tokoh yang banyak disegani banyak kalangan dari aktifis mahasiswa sampai tokoh masyarakat, selain sederhana, dia juga santun bahkan selalu memberikan senyum kepada siapapun yang dia temui, dengan sapaan bahasa sunda yang Leumes orang awam gak akan mengira bahwa dia adalah calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia nomor urut satu Daerah Pemilihan Jawa Barat I yang meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi dari Partai Hanura. Mantan ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandung dan Jawa Barat ini memang penampilannya beda. Orang awam akan tahu bahwa dia adalah calon anggota Dewan Legislatif ketika dia ngeluarin kartu namanya. Di sana akan ketahuan dia adalah caleg DPR RI no Urut satu Dapil Jabar I Partai Hanura. Di kalangan sejawatnya dia akrab disapa Kang Ber, nama lengkapnya Berliana Kartakusumah. Pria kelahiran Bandung tahun 1959 ini memang looking different than other. Dia berani tampil beda dari visi misi politiknya sampai kepada strategi dan gaya kampanyenya yang dijalankan, jika dibandingkan dengan most of calon anggota legislatif dari berbagai partai politik. Jika kebanyakan calon anggota legislatif lainnya jor-jorran sosialisasi dan kampanye dengan mengandalkan media komunikasi dari baligho sampai liflet dia tidak. ” Emutan pamenak abdi sosialisasi sapertos kitu teh mubadzir, cobi tinggal (sambil menunjuk kepada iklan salah satu produk bank BUMN) mesin pencetak artos oge dina iklanna proporsional sareng selektif ” jelasnya. Bahasanya nyunda banget, sampai penulis dibuatnya kikuk ketika diajak komunikasi dengan bahasa sunda yang leumes. Menurut anak ke-2 dari dua belas bersaudara ini, poin terpenting dari sosialisasi caleg adalah keberterimaan diri, ” janten upami urang jor-joran dina iklan atanapi dina ngampanyekeun diri selain mubadzir rahayat oge bakal curiga, timana anjenna kenging artosna. Mudah-mudahan gaduh, upami teu gaduh terus artos eta kenging nambut ti ditu ti die, kumaha engkin upami tos janten anggota dewan?”. Dia sadar dengan konsekuensinya memang harus kerja keras untuk meyakinkan rakyat dengan turun ke bawah menyerap berbagai aspirasi dan kehendak rakyat. Tidak bisa kita mendapatkan satu amanah secara instan tanpa kerja-kerja yang sistemik. ” media memang peryogi, tapi sanes hiji-hijina alat sosialisasi kange meraih simpati rahayat” Biarpun orang menganggap Kang Ber tidak agresif dalam kampenyenya bukan dia tidak serius, dia serius, ” Pribados ikhlas dina ngalakonana, janten upami memang Allah masihan amanah ieu ka pribados, abdi bakal nyepeng amanah ieu anu sa saesaena, sareng upami amahah ieu awon kange pribados, abdi mah nyuhunken teu janteun” Ketika caleg lain ribut-ribut dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang memutuskan penetapan anggota dewan legislatif bukan berdasarkan nomor urut, melainkan berdasarkan suara terbanyak Kang Ber menanggapinya dengan biasa-biasa saja. Chayo kang, kami mendukungmu… ****

Tepat hari Sabtu, 31 Januari 2009, pukul 11.00 siang tadi di kantor kesekretariatan Dr Berliana Kartakusumah menerika aspirasi warga yang menyampaikan berbagai harapan, keinginan, masalah sehari-hari, kesulitas ekonomi, masalah kesehatan, masalah pengangguran, masalah belum mempunyai KTP dan lain sebagainya. Memang seorang calon Legislatif seringkali dianggap “superman” yang bisa menyelesaikan berbagai permasalahan. Inilah gambaran photo-photonya. ***pict0397 ======================================================================================================================================================================================================================================================================================================================================================================

 

 

 

===================================================================pict0401pict0408

Aturan baru mengenai cara-cara memilih para calon legislatif dalam pemilu 9 April 2009 nanti membuat masyarakat agak kebingungan, banyak yang merasa bahwa cara-cara pencoblosan yang selama ini masyarakat lakukan lebih mudah dipahami dan dilakukan. Oleh karena itu dibutuhkan secara terus menerus sosialisasi dan peragaan cara-cara MENCONTRENG para caleg dalam pemilu 9 April 2009 nanti.

Atas dasar itulah para caleg dari partai HANURA baik itu untuk calon legislatif kota Bandung, yaitu diantaranya bapak Nadi ( no urut 7 ), bapak Drs Maman Budiman, ( caleg no 4 dapil kota Bandung-Cimahi) dan bapak Dr Berliana Kartakusumah (caleg no 1 dapil kota Bandung-Cimahi) bersama-sama turun ke lapangan menemui masyarakat diantara di daerah Cilengkreng kecamatan Cibiru. Dalam sosialisasi tersebut ternyata warga masyarakat sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut, terkadang mereka tertawa-tawa dan dibuat senang ketika pemateri caleg DPR pusat, Dr Berliana Kartakusumah, begitu komunikatif dan atraktif menjelaskan cara-cara PENCONTRENGAN. uNTUK LEBIH jelasnya lihat photo-photo sebagai berikut ini.

==========================================

pict0431pict0424pict0420

Acara UJI KANDIDAT, yang diselenggarakan oleh TV One, hari Selasa, 13 Januari 2009 menampikan beberapa caleg DPR pusat yang berasal dari berbagai daerah pemilihan di Propinsi Jawa Barat. Termasuk di dalamnya caleg Dr. Berliana Kartakusumah, tampil dengan percaya diri mengemukakan pandangan-pandangannya tentang materi-materi yang diajukan oleh para caleg lainnya. Berikut adalah photo-photonya. ber-editDr. Berliana Kartakusumah di depan Podium lagi memaparkan pandangan-pandangan pemikirannya atas apa yang ditanyakan para caleg lainnya dalam tema KORUPSI di ajang UJI Debat para caleg di TV One

pict0238Para Tim Penguji dan memberikan Evaluasi

pict0227Pada saat sedang menjawab soal-soal nasional dan daerah propinsi Jawa Barat untuk menentukan empat calon Legislatif yang maju ke podium pembicara. Dan Dr Berliana Kartakusumah menang dan cepat menjawab, sehingga mendapat kesempatan untuk berbicara visi dan misi sebagai seorang caleg. ***

pict0243Menjawab secara tegas, sistematis, dan meyakinkan atas pertanyaan para tim penguji dan evaluator.

pict0242

Pengurus GNR Pos Wiranto Jawa Barat Dilantik

Jakarta, POS Wiranto- Ketua Umum DPP Partai Hanura, H. Wiranto, SH,  Sabtu (3/1) melantik pengurus Koordinator Daerah GNR POS Wiranto Provinsi Jawa Barat di gedung Olahraga Bandung. Para pengurus yang dipimpin Kordinator Daerah GNR POS Wiranto Jawa Barat, Heri Khaeruddin, tersebut akan memobilisasi puluhan ribu relawan yang tersebar di seluruh kecamatan di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, H. Wiranto antara lain menegaskan kepada para relawan dan kader Hanura di Jawa Barat untuk bisa mempertahankan dan menambah target 26 juta suara dalam Pemilu mendatang.  Jumlah 26 juta suara tersebut sama dengan yang diperoleh H. Wiranto dari Jabar saat mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2004.

”Jabar adalah lumbung suara. Saya yakin masih banyak orang yang mendukung saya sebagai presiden. Andil suara yang besar pada Pemilu 2004 menunjukkan hal itu,” kata Wiranto yang didampingi Koordinator Nasional GNR POS Wiranto, H. Usamah Hisyam, dan Ketua DPD Partai Hanura, Jawa Barat, Kahi Nizar.

Gerakan POS Wiranto yang berhasil di bentuk di “Bumi Parahyangan” itu, menurutnya merupakan bukti adanya dukungan besar untuknya dari masyarakat Jabar. Para relawan itu akan bekerja secara organik. “Namanya saja relawan ya spontanitas, tidak dikomandani, tidak dibayar, dan tidak direkayasa oleh struktur,” ucapnya.

”Para relawan ini akan menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang belum bisa dicapai oleh pengurus struktural partai Hanura,” katanya, sembari menambahkan, tujuan utama yang diharapkan para relawan ialah perubahan kepemimpinan.

Menurut catatan,  partai yang didirikan pada 21 Desember 2006 itu telah memiliki 350 relawan struktural hingga tingkat kecamatan di Jabar. Dari total 620 kecamatan di Jabar, Hanura  telah memiliki pengurus yang tersebar di 467 kecamatan. Adapun total relawan Pos Wiranto di Jabar berjumlah 3.001 orang.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Hanura Jawa Barat, Rida M Karnasetia mengakui akan menghadapi persaingan berat dengan Partai Golkar yang selama bertahun-tahun unggul di Jabar.

Saat meraih 26 juta suara di Jabar pada Pemilu 2004, Wiranto kala itu juga diusung Partai Golkar. ”Kami berharap bisa meraih minimal 25 persen dari 26 juta pendukung Wiranto pada Pemilu 2004,” katanya.

Sementara itu Humas GNR POS Wiranto Jawa Barat, Berlian Fusyana, mengakui siap membantu merealisasikan target suara yang disebutkan H. Wiranto. POS Wiranto, katanya ditargetkan membawa 2-3 persen dari perolehan suara di Jawa Barat. Menurutnya, saat ini ada 20 relawan di setiap kecamatan di Jawa Barat yang jumlahnya 625 kecamatan. Dalam upaya meraih dukungan suara, menurut Berlian, pihaknya akan melakukan pendekatan door to door campaign. **

Suber berita: http://poswiranto.com

wisuda-spesialis-syaraf-isteri

Dr. Berliana Kartakusumah beserta isteri dr. Hj. Sobaryati, Sp.S

 

 

 

 

 

 

 

 

 anak-anak-lengkap

 Lima orang Putera-puteri Dr Berliana Kartakusumah, puteri pertama namanya Fitri Hanifah Fudla lahir tahun 1989 (kedua dari kiri), putera kedua namanya Ammar Fauzan Islami lahir 1991 (paling kanan), putera ketiga namanya Salsabila Urfa Al A’la lahir tahun 1992 (paling kiri), putera keempat namanya Ilman Dzikri Ikhsani lahir tahun 1994 (kedua dari kanan), dan terakhir petera bungsu namanya Mukhlis Silmi Kaffah lahir tahun 1996 (paling tengah)

 

 

 keluarga-besar-dahulu

Keluarga Besar Kartakusumah, tampak sebelah kiri ayahanda HB. Kartakusumah dan ibunda Hj. Rubiah Lu’luyah, beserta kakak dan adik-adik Dr Berliana Kartakusumah (sebelah kanan).

 

 

 

 

 

scan00232

 

Dr Berliana Kartakusumah, melangkah mantap menuju Gedung Senayan sebagai caleg DPR RI No urut 1 Partai HANURA untuk dapil Kota Bandung dan Kota Cimahi. Kepada para pengunjung blog ini kami mohon doa dan dukungannya untuk Pemilu April 2009. Semoga lancar dan sukses untuk rakanda Dr Berliana Kartakusumah. Semoga

Laporan : Relawan FansBERLIANA

Tampak Jln Soekarno-Hatta dari arah Cibiru tergenang Banjir

Tampak Jln Soekarno-Hatta dari arah Cibiru tergenang Banjir

Hari ini, Rabu, 26 November 2008, tepat pukul 15.00 kendaraan kami terjebak banjir/genangan air yang tingginya bisa sampai di atas lutut kaki. Tampak dalam photo air kotor menggenang jalan yang membuat arus kendaraan tidak bisa melewati jalan ini. Air ini berasal dari luapan saluran yang menampung air hujan di sekitar pinggir jalan Soekarno-Hatta ini, atau tepat dekat pangkalan Pertamina.

Banjir sekitar lokasi ini sudah sering terjadi, padahal sepanjang jalan ini badan jalannya sudah ditinggikan oleh lapisan beton bertulang. Mungkin penataan drainase yang belum maksimal, dan tidak adanya resapan yang memungkinkan akhirnya di sekitar lokasi tersebut sering terkena banjir.

Para pembaca, barangkali pemerintah provinsi Jawa Barat dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum yang mempunyai otoritas dalam pengelolaan jalan Soekarno-Hatta ini sudah seharusnya pasti mengetahui masalah ini. Disamping itu mereka juga seyogianya pasti sudah mencari solusi teknis atas permasalahan tersebut. Oleh karenya kita hanya ingin mendong, memberikan tekanan dengan photo-photo tersebut, biar Dinas PU segera ambil langkah nyata, cepat, dan tuntas, sehingga setiap proyek yang dikerjakan (termasuk di dalamnya peninggilan badan jalan soekarno-hatta) bisa mengatasi persoalan banjir di sekitar lokasi tersebut. Mestinya juga proyek tersebut justeru tidak menghasilkan permasalahan-permasalahan baru ini yang muncul di kemudian hari seperti terlihat dalam photo.

tiga motor tergenang

tiga motor tergenang

kendaraan elpiji pertamina menerobos genangan air

kendaraan elpiji pertamina menerobos genangan air

banjir dan banjir

banjir dan banjir

Laporan Perjalanan Malam

Oleh : Relawan FansBERLIANA

Tidur dimana saja (diphoto malam pukul 24.00)

Tidur dimana saja (diphoto malam pukul 24.00)

Saat hendak pulang dari kantor menuju rumah kami di Bandung timur, sekitar pukul 24.00 Wib kami sengaja berhenti dulu di jalan Bunderan Cibiru, kota Bandung, untuk mengisi perut yang kosong. Sambil menunggu nasi goreng yang dipesan, kami berkeliling melihat sekeliling warung. Dan tepat di depan sebuah toko yang sudah tutup,  terlihat anak kecil kurang lebih berumur 11 tahunan tergolek tidur dengan pulasnya. Dari segi kondisi fisik, pakaian dan dimana ia tidur kami menduga bahwa anak ini adalah anak jalanan. Dugaan ini dibenarkan oleh para pedagang yang kebutulan mangkal di sekitar bunderan cibiru ini. Katanya, mereka tidak mengenal anak jalanan ini, hanya memang sehari-hari, atau 24 jam anak ini sering mangkal di sini sambil mengamen.

Para pembaca, sebenarnya tidak tega melihat pemandangan ini, sudah cuaca dingin, anak ini tidur seadanya. Yahhhh … fenomena anak jalanan sudah menghiasi wajah kota bandung di perempatan2 jalan atau tempat-tempat ramai seperti terminal, pangkalan pedagang kaki lima, dan lain sebagainya.

Barangkali pertanyaan besarnya adalah TANGGUNG JAWAB siapakah masalah ini? dan siapakah yang akan memikirkan dan bagaimana MASA DEPAN anak jalanan seperti terdapat dalam photo tersebut? Dan anak ini hanya merupakan bagian kecil saja dari episode tragis ANAK-ANAK INDONESIA saat ini yang kebetulan kurang bernasib baik.

Para pembaca, kami tidak punya pretensi lain kecuali hanya ingin MENGGUGAH dan merasa ikut menjadi bagian dari masyarakat yang merasa prihatin terhadap kondisi anak ini. Jika anda merasa empati terhadap nasib anak-anak Indonesia yang kurang beruntung ini, mari kita berjuang memberikan solusi kongkrit atas permasalahan tersebut. Diantara anda dapat memberikan masukan, kritikan, saran, yang dapat anda tulis dalam kolom komentar dalam blog. Terima kasih

DR. Berliana Kartakusumah, Caleg DPR Pusat No Urut 1 dari Partai HANURA dapil Kota Bandung-Cimahi

DR. Berliana Kartakusumah, Caleg DPR Pusat No Urut 1 dari Partai HANURA dapil Kota Bandung-Cimahi

Merasa terpanggil melihat kondisi masyarakat yang memprihatinkan dan ditengah kinerja dan moral para anggota dewan baik di DPRD Kota/kabupaten, Propinsi dan khususnya di DPR pusat yang mengklaim sebagai Wakil Rakyat, bapak Dr Berliana Kartakusumah, secara mantap ingin berjuang membela dan memperbaiki taraf kehidupan rakyat kecil dengan mencalonkan diri sebagai calon Legislatif untuk DPR pusat. Beliau maju mewakili Partai HANURA, untuk daerah pemilihan Kota Bandung dan Cimahi. Berikut profil singkat beliau agar para pembaca dapat menilai, memilah dan terpenting lagi memberikan dukungan atas visi, misi dan program yang hendak diperjuangkan jika kelak terpilih sebagai angota DPR.

PEKERJAAN:

  1. Dosen Tetap di Universitas Djuanda
  2. Senat Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Bandung
  3. Nara Sumber, pembicara, dan pelatih dalam berbagai forum Diskusi Seminar, Lokakarya, dan Diklat yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, perusahaan Negara (BUMN) maupun swasta

ALAMAT TINGGAL

Alamat : Jl. H. Sukarta Belakang No 5 Bandung

Keluarga : Isteri Hj. dr. SOBARYATI, Sp.S bertugas sebagai PNS dibagian syaraf Rumah Sakit Hasan sadikin. Saat ini telah dikarunia 1 orang puteri dan 4 orang putera dan bertempat tinggal di kota Bandung

RIWAYAT JABATAN :

  1. Ketua Dwan Pimpinan Pusat Partai HANURA
  2. Ketua Pimpinan Majelis Nasional Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (PMN KAHMI)
  3. Deputi Bidang Sosial Budaya Institute for Democracy of Indonesia (IDe Indonesia), suatu lembaga kajian yang berkedudukan di Jakarta didirikan dan dipimpin oleh Jenderal TNI (Purn) H. WIRANTO, SH
  4. Pimpinan lembaga Riset dan Informasi Pengembangan Masyarakat, berkedudukan di kota Bandung
  5. Sekretaris Yayasan Nurani Bangsa, yang menyelenggarakan pendidikan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Bandung
  6. Pengawas Yayasan Madrasah Islam Tanwiriyah yang menyelenggarakan pendidikan TK, MI, MTs, MA, dan Pesantren berkedudukan di kota Cianjur
  7. Ketua Yayasan Harapan Mukhlisin Indonesia, berkedudukan di kota Bandung
  8. Dewan Pakar Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Propinsi Jawa Barat
  9. Wakil Ketua Ikatan Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

RIWAYAT PENDIDIKAN :

  1. Pendidikan Formal yang ditempuh adalah program Doktor Pendidikan Non Formal Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, dengan mendapatkan biaya penelitian dan penyusunan disertasi dari Program Pengembangan Pemuda ASEAN Sekretariat Negara RI
  2. Magister Pendidikan non Formal Fakultas Pascasarjana IKIP Bandung. Sarjana Pendidikan Manajemen Fakultas pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial IKIP Bandung

RIWAYAT ORGANISASI :

  1. Ketua HMI Cabang Bandung
  2. Ketua Umum HMI Badan Koordinasi Jawa Bagian Barat
  3. Koordinator Majelis Pekerja Kongres HMI
  4. Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Bandung
  5. Presidium Wilayah KAHMI Propinsi Jawa Barat
  6. Pengurus Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Bumi Siliwangi IKIP Bandung
  7. Pengurus Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Propinsi Jawa Barat
  8. Pengurus Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Propinsi Jawa Barat
  9. Ketua Umum Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO)
  10. Wakil Ketua Komite Sekolah SMA Negeri 5 Bandung, tahun 2006
  11. Ketua Komite Kelas IX SMPN 5 Bandung

KEGIATAN POLITIK

Aktifitas politik yang pernah dijalani adalah menjadi Tim Sukses jenderal (purn) H. Wiranto, SH pada Konvensi Nasional Partai Golkar pada tahun 2003-2004. Selanjutnya menjadi Tim Sukses Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden H.Wiranto, SH – H. Solahuddin Wahid pada Pemilu Presiden RI tahun 2004

RIWAYAT PEKERJAAN

  1. Konsultan Pendidikan untuk Semua (PUS) Direktorat jenderal pendidikan Non Formal Depdiknas RI di Jakarta
  2. Nasional Expert pada Australia-Indonesia Basic Education Program (AIBEP) di Jakarta
  3. Pengarah dan Tenaga Ahli pada Fisheries Livelihood Recovery Program UNDP di Kabupaten Aceh Besar Nanggro Aceh Darussalam Konsorsium PKSPL IPB – LEIMA
  4. Peneliti pada International federation for family Health (IFFH)
  5. Instruktur dalam pelatihan Skill Development Project West Java Province yang dibiayai oleh Bank Dunia
  6. Konsultan pada ILO Cooverative Project in West Java Province
  7. Menjadi Dosen Tidak tetap di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Bandung, FISIP Universitas Pasundan Bandung, dan MKDU IKIP Bandung

KARYA TULIS

Karya tulis yang pernah disusun adalah berupa disertasi, tesis, skripsi, buku dan artikel Koran. Buku yang pernah diterbitkan adalah berjudul “Pemimpin Adilihung Genealogi Kepemimpinan Kontemporer” yang diterbitkan oleh Penerbit Traju PT Mizan Publika, Jakarta

PENGALAMAN LUAR NEGERI

  1. Anggota Delegasi Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) pada International Cooverative Aliancy Congress di Soul Korea Selatan pada tahun 2001
  2. Melakukan kunjungan Muhibah ke Malaysia dan Singapura. Dalam kunjungan tersebut berkesempatan diterima oleh Pemimpin Oposisi Malaysia, bapak datuk Sri Anwar Ibrahim di rumah kediamannya di Kualalumpur.

Liputan di Suara Merdeka

logo SUARA MERDEKA

Line
Selasa, 17 September 2002 Berita Utama
Line

Munaslub KAHMI

Bakal Calon Ketua Bermunculan

YOGYAKARTA - Penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Yogyakarta yang kontroversial ternyata tidak mengendurkan semangat peserta. Bahkan, kegiatan yang dimulai pada Minggu malam (15/9) itu diperkirakan akan berhasil mengubah anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ ART) organisasi.

Sejumlah nama kandidat ketua umum mulai muncul di hari kedua, Senin kemarin. Para bakal calon yang muncul, antara lain Fuad Bawazier, Ketua Panitia Munaslub Tamsil Linrung, Ketua Harian Majelis Wilayah KAHMI Jawa Barat (Jabar) Berliana Kartakusumah, dan anggota Presidium Majelis Wilayah Jawa Timur (Jatim) Ahmad Rubai.

Di antara empat nama tersebut, Ahmad Rubai secara terbuka mengumumkan pencalonan diri. Bahkan, dia menyatakan siap jika harus melakukan debat publik dengan para calon lain.

Dia menyatakan akan menggalang pendukung dari kalangan muda KAHMI untuk memenangi perebutan kursi ketua umum terutama menghadapi Fuad Bawazier yang juga memiliki dukungan kuat.

Sementara itu, Tamsil Linrung masih ”malu-malu” secara terbuka mengumumkan pencalonannya. Namun, dia mengaku bersedia jika peserta Munaslub mencalonkan dirinya sebagai ketua umum.

Menurut Tamsil, dia melihat peserta dari daerah dan wilayah akan memberikan suara pada Fuad karena terkesan dengan sepak terjang Fuad ketika memimpin KAHMI enam bulan pertama setelah Munas di Surabaya tahun 2000.

Menanggapi pernyataan Tamsil, Ahmad Rubai menyatakan tidak gentar dengan nama besar Bawazier. Sebab, dia yakin, KAHMI membutuhkan pemimpin dari kalangan yang lebih muda seperti dirinya.

Kembali Diprotes

Pelaksanaan Munaslub, kemarin pagi kembali mengundang unjuk rasa. Aksi yang dilakukan oleh sekitar 30 orang alumni HMI dari Badan Koordinasi (Badko) Jawa Tengah/DIY dan Jawa Barat itu merupakan yang kedua sejak acara itu dibuka Minggu malam, di Pendapa Hotel Ambarrukmo.

Seperti unjuk rasa menjelang acara pembukaan, mereka menghendaki KAHMI kembali ke posisi semula. Yaitu, sebagai organisasi yang steril, independen, berfungsi memelihara ikatan silaturahmi antarumat Islam.

Berbeda dari aksi pertama oleh sekitar 100 mahasiswa, unjuk rasa kemarin dilakukan persis di depan Ruang Roro Jonggrang, tempat pelaksanaan rapat pleno I. Unjuk rasa pertama hanya dilakukan di halaman luar hotel.

Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X yang semula dijadwalkan membuka Munaslub mendadak membatalkan rencananya. Munaslub itu akhirnya dibuka oleh Ketua Panitia Tamsil Linrung.

Dalam keterangannya kepada wartawan kemarin siang, Tamsil mengatakan, unjuk rasa dan pernyataan sikap yang disampaikan adalah hal yang biasa. ”Sebagai bentuk penyampaian aspirasi, ya sah-sah saja dan boleh-boleh saja,” ujar Tamsil Linrung.(P58,ant-29e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996 SUARA MERDEKA

Tulisan Sebelumnya »